Crowder37greve's website

Our website

11
Oc
Tutorial Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 04:49


Tatkala menyaksikan festival sepakbola di layar kaca kita kerap disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para empu. Walau memukau, saya bukan percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Tidak sama dengan memenggal siapa kru yang mau menang -- atau bahwa pertandingan mau berakhir beserta seri. Mereka seperti itu lumrah saja dijalani, walau di akhirnya globe itu luncai sehingga pemenang pun terkadang kali salah diprediksi. Apa sebab? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan danai beberapa tips membuat bayangan yang jitu. Bukan berarti saya terus-menerus benar dalam memprediksi satu buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran bayangan yang pas tinggi: sama 3 daripada 4 dugaan saya pantas kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, abdi memprediksi akan terjadi All German pucuk di Liga Champions. Di final, tergolong di depan beribu-ribu warga Surabaya yang menyesaki sebuah daftar nonton membarengkan, saya memprediksi Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. Sebelum ini saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Belakang, saya mengempik Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; prediksi bisa benar bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak sanggup diprediksi secara 100%, malahan prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Abdi ajak Dikau untuk menelaah beberapa perkiraan terakhir beta guna menjabarkan beberapa kepercayaan penting yang saya yakin akan bernilai bagi Kamu saat menguji memprediksi pertentangan.

Di antara antisipasi yang aku sebut dalam atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian terselip logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Prasarana masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media aneh saya merekam kabar jika Ronaldo dan Mourinho pun tidak damai (berita hal hal berikut baru keluar di Nusantara beberapa waktu lalu). Serupa pelatih saya paham betul arti kesejahteraan tim di dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang selagi on fire, yang memproduksi saya keji memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain mesti terus molek tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertentangan cup, kemonceran striker demi menentukan. Saat pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menjulang lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau konsistensi keseluruhan menyunggi juga mesti dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif aku membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata bercap objektivitas, aku semua pasti setuju bahwa Belanda rumpang di untuk Indonesia. Dan kemudian mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia hendak bermain padat gairah, maka itu akan bisa mereduksi perselisihan kualitas. Menjadi, skor tipis atau gede bisa saja diprediksi secara sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela sebuah tim saat membuat bayangan. Kita boleh selalu bertafakur tim mahkota kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mencerap di satu buah media peluang tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir bengawan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund berdasar pada fakta-fakta ini. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan betul2 benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan bukti yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan terampil menjadi ruang membuat sebuah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang mulia saat menggulung Bayern, besar yang kemudian menilai BVB akan sanggup mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak siap dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan terakhir perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan renggangan kedua menyunggi yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena antisipasi saya terkadang saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memeras saya meneka berbagai pertandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau beta tolak secara alasan luka paham hal kekuatan ke-2 tim. Keterangan saya berikut senafas beserta tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. http://888bola.com/ Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi petunjuk dan wawasan yang bagus mengenai kru atau permufakatan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar mengenai semua perkongsian yang terdapat. Akui sekadar.

Tips dugaan 7: Kalian juga gak seharusnya menenung setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua tim menurut Dikau 50-50. Pada waktu sudah demi tahan pribadi, hindari memaksakan diri memproduksi prediksi. Secara demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Masih banyak saran lainnya yang bisa & patut diterapkan dalam membuat sebuah antisipasi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi tersebut. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik resmi maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!